Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu RI Resmi Gelar Kick Off Ngabuburit Pengawasan Tahun 2026

Ngabuburit Pengawasan Tahun 2026

Badan Pengawas Pemilihan Umum Republik Indonesia resmi menggelar Kick Off Ngabuburit Pengawasan Tahun 2026, digelar secara daring dengan tema “Penguatan Spirit Kelembagaan Bawaslu”.

Kegiatan ini menjadi penanda dimulainya rangkaian Ngabuburit Pengawasan yang setiap tahun rutin dilaksanakan oleh seluruh jajaran Bawaslu se-Indonesia sepanjang bulan Ramadhan.

Pelaksanaan kegiatan ini dinilai penting sebagai upaya memperkuat spirit kelembagaan Bawaslu di masa non-tahapan.

Melalui format ngabuburit, Bawaslu menghadirkan ruang refleksi dan penguatan kelembagaan, sekaligus menegaskan bahwa Bawaslu selalu berada diposisi yang berupaya mengevaluasi secara terus menerus setiap Langkah pengawasan dalam merespon dinamika dan kritik publik.

Kick off tersebut dihadiri oleh Ketua dan Anggota Bawaslu Kabupaten Serang, Kepala Sekretariat, Kepala Subbagian serta jajaran staf sekretariat secara daring.

Anggota Bawaslu RI Loli Suhenti dalam sambutannya menjelaskan bahwa tema Penguatan Spirit Kelembagaan Bawaslu dipilih karena momen Ramadhan dinilai paling tepat untuk menguatkan kembali sumpah dan janji pengabdian yang diikrarkan saat pelantikan. Menurutnya, berbagai kritik yang diterima Bawaslu harus dimaknai sebagai perhatian publik sekaligus energi untuk memperkokoh eksistensi dan peran Bawaslu kedepan. “Ngabuburit ini menjadi ruang menegaskan kehadiran Bawaslu, khususnya di masa non-tahapan,” ujarnya.

Sambutan singkat juga disampaikan Anggota Bawaslu RI Toto Hariono yang menekankan makna Ramadhan sebagai momentum membangkitkan kembali semangat demokrasi. “Di bulan Ramadhan, kita membakar dan memerdekakan demokrasi—menghidupkan semangat untuk membangun demokrasi yang lebih bermartabat,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Bawaslu RI Rahmat Bagja dalam sambutan sekaligus pembukaan menegaskan bahwa demokrasi harus dijalankan melalui proses yang benar. Di situlah peran pengawas menjadi krusial untuk menjaga kualitas demokrasi. Ia mengakui tantangan ke depan semakin berat, termasuk kritik yang terus bermunculan, sehingga Bawaslu dituntut untuk terus meningkatkan kinerja dan kapasitas penyelenggaraan pengawasan.

“Semoga Ramadhan ini menjadi momentum yang baik bagi kita semua. Pada bulan penuh berkah ini, mari kita tingkatkan pemahaman kepemiluan, tidak hanya bagi internal Bawaslu, tetapi juga masyarakat luas, termasuk pelajar sebagai pemilih pemula,” ungkapnya.

Bawaslu RI juga mendorong Bawaslu Provinsi serta Bawaslu Kabupaten/Kota untuk menyelenggarakan kegiatan Ngabuburit Pengawasan di daerah masing-masing sebagai sarana edukasi kepemiluan dan peningkatan wawasan berdemokrasi.