Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Kabupaten Serang Hadiri Seminar Utama Mahasiswa Universitas Nasional Jakarta di Desa Linduk

Seminar UNAS

Serang – Bawaslu Kabupaten Serang menghadiri kegiatan Seminar Utama yang diselenggarakan oleh mahasiswa Universitas Nasional Jakarta di Desa Linduk, Kecamatan Pontang, Kabupaten Serang. Kegiatan ini menjadi sarana edukasi bagi masyarakat dan mahasiswa dalam meningkatkan pemahaman mengenai pentingnya menjaga kualitas demokrasi melalui pencegahan berbagai bentuk pelanggaran pemilu dan pemilihan.

Dalam kesempatan tersebut, Ari Setiawan hadir sebagai narasumber dan menyampaikan materi terkait jenis-jenis pelanggaran yang dapat terjadi dalam penyelenggaraan pemilu dan pemilihan. Ia menjelaskan bahwa pelanggaran dapat berupa pelanggaran administrasi, pelanggaran kode etik penyelenggara, tindak pidana pemilu, politik uang, kampanye di luar ketentuan, serta berbagai bentuk pelanggaran lainnya yang dapat mengganggu jalannya proses demokrasi.

Menurut Ari Setiawan, setiap pelanggaran memiliki dampak yang serius terhadap kualitas demokrasi dan kehidupan bermasyarakat. Pelanggaran yang terjadi dapat menurunkan tingkat kepercayaan publik terhadap proses pemilu, menciptakan ketidakadilan dalam kompetisi politik, serta berpotensi menimbulkan perpecahan di tengah masyarakat.

“Demokrasi yang berkualitas tidak hanya menjadi tanggung jawab penyelenggara pemilu, tetapi juga seluruh elemen masyarakat. Oleh karena itu, pemahaman tentang jenis-jenis pelanggaran dan dampaknya perlu terus disosialisasikan agar masyarakat dapat berpartisipasi aktif dalam menjaga integritas demokrasi,” ujar Ari Setiawan.

Selain membahas aspek pelanggaran, Ari juga mengajak peserta untuk berani menolak praktik-praktik yang dapat merusak demokrasi, seperti politik uang dan penyebaran informasi hoaks. Ia menekankan pentingnya peran masyarakat, khususnya generasi muda dan mahasiswa, dalam mengawasi serta melaporkan dugaan pelanggaran yang terjadi di lingkungan sekitar.

Kegiatan seminar berlangsung interaktif dengan antusiasme peserta yang tinggi. Berbagai pertanyaan dan diskusi berkembang mengenai mekanisme pelaporan pelanggaran, upaya pencegahan, serta peran masyarakat dalam mendukung terciptanya pemilu dan pemilihan yang jujur, adil, dan berintegritas.

Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran masyarakat Desa Linduk dan mahasiswa Universitas Nasional Jakarta semakin meningkat dalam menjaga nilai-nilai demokrasi serta berperan aktif dalam mencegah berbagai bentuk pelanggaran demi terwujudnya demokrasi yang berkualitas dan berkeadilan.