Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu, Akademisi, dan Pengurus Perisai Demokrasi Bangsa Terlibat dalam MoU Penguatan Pengawasan Partisipatif Jelang Pemilu 2029

MoU

SERANG – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Serang resmi menjalin kerja sama strategis melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) bersama empat lembaga pendidikan dan organisasi kemasyarakatan di Kantor Bawaslu Kabupaten Serang, Rabu (16/9/2026). Kolaborasi ini melibatkan UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta), SMK At-Taufiqiyyah, serta Perisai Demokrasi Bangsa (PDB). 

Ketua Bawaslu Kabupaten Serang, Furqon, menegaskan bahwa kemitraan ini menjadi langkah krusial untuk memperkuat pengawasan partisipatif sekaligus memberikan ruang edukasi yang terarah bagi para pelajar dan mahasiswa. Melalui kerja sama ini, program Praktik Kerja Lapangan (PKL) maupun magang dipastikan memiliki kurikulum kerja yang jelas dan ber-output nyata. 

"Kami ingin memastikan adik-adik yang melakukan magang atau PKL di Bawaslu tidak sekadar mengisi waktu, tetapi betul-betul mendapatkan pengalaman operasional dan berkontribusi langsung dalam pengawasan tahapan pemilu," ujar Furqon.

Dalam kesempatan tersebut, Bawaslu juga memperkenalkan lima program unggulan lembaga, yaitu KUPAS, Konsolidasi Demokrasi, Dialektika, Jumat Sehati, dan Coktas. Selain itu, Furqon menyampaikan bahwa seluruh tahapan Pemungutan Suara Ulang (PSU) di wilayahnya telah rampung diselesaikan beserta penyerahan Laporan Pertanggungjawaban (SPJ) ke instansi terkait.

Langkah Bawaslu ini disambut hangat oleh para mitra. Menariknya, Perwakilan Jurusan Matematika Untirta menyoroti pentingnya peran analisis data numerik, statistik, dan pola matematika terapan dalam memetakan potensi pelanggaran serta mengolah data pemilih secara kritis dan digital.

Sementara itu, pihak UIN SMH Banten dan SMK At-Taufiqiyyah menilai kerja sama ini sebagai sarana riset, pembelajaran budaya kerja, sekaligus kelanjutan dari program pendidikan pemilih pemula bagi generasi muda. 

Dari sisi elemen masyarakat, Perisai Demokrasi Bangsa (PDB)—organisasi yang diinisiasi oleh alumni Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P)—menyatakan kesiapannya untuk terjun langsung mengawal agenda Bawaslu, khususnya dalam ruang diskusi Dialektika.

Sinergi lintas sektor ini diharapkan tidak hanya memperkuat pengawasan pemilu di Kabupaten Serang, tetapi juga membina kader-kader muda yang kritis dan melek politik demi menjaga kualitas demokrasi di Indonesia.

Foto: Sarbini

Penulis: Pandu